Media online dan kehumasan

Tanpa disadari kita sudah masuk dalam jejaring media ketika kita memulai saling berhubungan dengan media sosial. Update status, like, sharing dan komentar adalah aktifitas yang secara sadar kita lakukan sebagai rutinitas di media sosial. Tidak sepakat dan kadang juga berbantah dengan satu isu yg ada dimedia sosial menjadi sebuah wujud eksistensi siapa paling menguasai jejaring tersebut.
Media online utamanya media sosial memang mudah untuk berbantah dan begitu mengaduk-aduk sisi emosional penggunanya. Judul berita online misalnya, akan sangat rame diperdebatan karena pilihan katanya yang kontroversial, sehingga isi berita abai untuk diperdebatkan karena jarang dibaca secara menyeluruh. Berbantah tentang kontroversi tanpa melihat isi, dan mungkin juga karena sekedar share tanpa membaca. Perilaku ini jamak ditemui dalam komunitas pengguna media sosial saat ini. Karakteristik media yang cenderung hanya mengejar rating dan trafik, akan sangat diuntungkan dengan perdebatan ini.
Media sosial dengan model berjejaring ini telah memindahkan komunitas nyata ke dunia maya dengan segala pernik kesehariannya. Perpindahan ini kadang tidak diikuti dengan pemahaman yang baik tentang bagaimana berperilaku di media sosial. Sehingga model perilaku verbalpun tetap dikedepankan tanpa pertimbangan lanjut tentang dampaknya. Walaupun ada perundangan yang mengatur perilaku ini tetapi tidak cukup dalam pelaksanaannya. Masih dibutuhkan kesadaran untuk tetap menjunjung etika dalam berkomunikasi dijejaring sosial, baik itu terkait pemberitaan ataupun sekedar update status. Kasus pelanggaran terkait dengan hal ini cukup banyak dilaporkan.
Bagaimana jika media sosial digunakan sebagai jejaring kehumasan? Penggunaan media online sebagai humas sudah cukup berkembang. Interaktifitas sebagai karakter media sosial, cukup memadai sebagai juru bicara dan sekaligus customer service. Pilihan media sosial untuk aktifitas kehumasan harus memikirkan juga perilaku customernya.
Ah sudahlah nyari bahan tulisan lagi ntar buat lanjutinnya 🙂

About Author:

Leave A Comment