Muhammadiyah di Twitter : Dari Siyono hingga ke-Muhammadiyahan Mario Teguh

Adalah sebuah keisengan semata ketika mulai untuk crawling kata Muhammadiyah di twitter. Berawal dari sebuah obrolan selepas rapat di Ahmad Dahlan 103 Yogyakarta, yaitu tentang apa sih yang sering dicari warga muhammadiyah ketika di media sosial. Iya muncul pertanyaan tersebut karena banyak media online muhammadiyah tetapi tidak banyak mempengaruhi warga dalam mengakses media tersebut. Mungkin perlu sebuah keseriusan dari pengelola media online untuk melakukan survey dan benchmarking untuk mengetahui bagaimana dan apa yang paling diminati warga muhammadiyah dengan media online. Berbekal dari beberapa pertanyaan tersebut menjadikan diri ini berani untuk crawling lagi di twitter, pemilihan waktu saat itu hanya acak saja yaitu kita coba akhir bulan maret hingga april, karena kita ketahui hanya ada beberapa agenda besar Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada bulan ini, saat itu kita belum mengetahui kalo PP Muhammadiyah akan dikunjungi keluarga siyono.

Crawling di twitter sudah banyak yang melakukan dan juga banyak sekali tool yang di opensourcekan seperti yang saya gunakan di popularitas media saat itu. Nah berbekal tool tersebut dimulailah keisengan untuk crawling atau kalo diistilah google lebih keren dengan data mining. Data mining ini sebuah kajian yang lagi tren apalagi dengan adanya terma Big Data yang menjadikan data, visualisasi menjadi seksi untuk didiskusikan kembali. Pada crawling ini hanya mencari kata kunci “muhammadiyah” dan “aisyiyah” karena harapannya adalah untuk mengetahui seberapa populer sih kata-kata ini di twitter :). Sungguh tidak dikira ternyata saat hari pertama crawling sudah mulai ada twit tentang rencana kunjungan keluarga siyono ke PP Muhammadiyah, nah langsung twitter dengan kata muhammadiyah meningkat drastis.

Berikut gambaran Twitter yang menggunakan kata muhammadiyah mulai tanggal 28 Maret – 3 April 2015

Twit dengan kata muhammadiyah hingg 3 april 2015
Twit dengan kata muhammadiyah hingg 3 april 2015

Dari grafik tersebut dapat kita lihat bagaimana twitter dengan kata muhammadiyah mengalami peningkatan, lonjakan pertama adalah pada saat keluarga siyono ke PP Muhammadiyah dengan maraknya berita yang dishare oleh media dengan menyebut PP Muhammadiyah sebagai tempat kunjungan. Lonjakan berikutnya adalah saat hari pelaksanaan otopsi yaitu tanggal 3 April 2015, ketika semua media menyatakan bahwa Muhammadiyah bersama Komnas HAM melakukan otopsi di klaten.

Dari data twitter tersebut dapat diparsing beberapa frasa unggulan dan Kata yang sering muncul seperti dalam grafik berikut:frasaUngggul kataUnggul

Dari grafik dapat kita lihat bagaimana frasa “PP Muhammadiyah” dan “Jenazah Siyono” begitu mewarnai tiap twit yang masuk hingga pukul 16.30 WIB. Dan pada kata unggulan muncul “muhammadiyah” dan “siyono” begitu mewarnai hingga ribuan twit. Tanggapan tentangg muhammadiyah dan siyono cukup mewarnai media hingga saat ini walaupun tadi dalam grafik sudah jarang twitter yang yang menggunakan kata “muhammadiyah” setelah selesai otopsi jenazah siyono.

Dan yang menarik berikutnya adalah banyaknya twit yang diretweet berikut 5 retweet terbanyak hingga pukul 16.30 WIB ;

[MTLovenHoney]: Saya dilahirkan di Rappang, Sulawesi Selatan, sebagai bayi muslim yang imut, dari Ibu Bugis – Muhammadiyah dan Ayah Jawa – NU. Mario Teguh [144 retweets]
[TofaLemon]: Alhamdulillah jenasah Siyono sdh diangkat oleh pejuang2 keadilan Muhammadiyah. https://t.co/7rcDOxqYfB [125 retweets]
[SangPencerahWeb]: Densus 88 Telah Membunuh 121 Warga Indonesia Yang Masih Berstatus β€˜Terduga’ https://t.co/5oZAbbj7WQ #Muhammadiyah [118 retweets]
[Fahmisalim2]: Jangan pernah bermain api dengan Muhammadiyah, Anda yang akan terbakar dengan izin Allah SWT.. https://t.co/t5M8fRfytu [117 retweets]
[jo_kodokk]: Kronologi pembunuhan ustad siyono @muhammadiyah yg melawan kristenisasi oleh detasemen yesus
https://t.co/xHqE5Fwqbb https://t.co/4e1E3lvt5B [108 retweets]

Yang menarik adalah akun MTLovenHoney yang digunakan oleh Mario Teguh, beliau menyatakan sebagai anak dari seorang Ibu yang muhammadiyah dan Ayah yang NU, dan diretweet sebanyak 144 kali, menjadi urutan pertama disusul oleh TofaLemon atau Mustofa Nahrawardaya anggota MPI PP Muhammadiyah, dilanjut oleh web komunitas anak-anak Muda Muhammadiyah, berikutnya masih dari Tokoh Muhammadiyah yaitu Ust. Fahmi Salim, dan diikuti oleh akun jo_kodokk. Dari urutan twit yang banyak diretweet ini dapatlah kita mempunyai gambaran bahwa tokoh-tokoh cukup berpengaruh kepada aktivis media sosial.

Mungkin ini laporan minggu pertama dari crawling muhammadiyah ini, moga mesin masih hidup dan tidak kena limit sehingga masih dapat memberikat ulasan tentang crawling diminggu yang akan datang.

[Update]

Dan ternyata pada tanggall 08 April 2016 Pukul 10.49 WIB, mesin mati jadi terpaksa tidak dapat meneruskan crawling, berikut tampilan akhir yang dapat direkam

figure_1-3080416

pada grafik diatas tidak ada perkembangan yang cukup signifikan, hanya dapat kita ambil beberapa kesimpulan bahwa twitter melonjak banyak karena ada sesuatu dengan muhammadiyah, (1) Keluarga Siyono mengadu ke PP Muhammadiyah, (2) Proses Otopsi Jenazah Siyono, (3) pernyataan kadiv humas polri dan juga pernyataan PP Muhammadiyah untuk menyediakan bantuan hukum untuk Mantan Rektor UNAIR. Ketiga periodic itu dapat dirunut pada grafik ditandai dengan puncak tertinggi jumlah twitter.

figure_1-2080416 figure_1-1080416

Secara hasil tidak berubah, walaupun ada dua isu yang cukup menarik yaitu tentang “Mantan Rektor Unair” dan “Kadiv Humas POLRI”. Tapi setidaknya rekaman ini cukup untuk memberikan gambaran bagi kita bahwa media sosial masih cukup mempengaruhi wacana warga dan semoga dapat menjadi gambaran juga bagi para netizen muhammadiyah untuk menyatukan visi sehingga isu di media sosial dapat dikawal dengan baik, tidak sekedar mengejar trafik dan saling menjatuhkan. Dan semoga ada kesempatan lain untuk kembali melakukan keisengan seperti ini dan semoga mesin tidak mati lagi πŸ™‚

 

About Author:

One thought on “Muhammadiyah di Twitter : Dari Siyono hingga ke-Muhammadiyahan Mario Teguh

Leave A Comment