Muhammadiyah di Twitter (2) : Setidaknya mereka tahu “Muhammadiyah” dan “Aisyiyah”

Masih melanjutkan postingan terdahulu tentang Muhammadiyah di Twitter, kali ini kita akan melihat hal yang lain lagi. Iya AUM atau Amal Usaha Muhammadiyah adalah bagian dari dakwah Muhammadiyah dan mestinya Aisyiyah juga lah, tidak dapat dipungkiri kalau soal ginian Ormas ini udah gak dapat ditandingi deh πŸ™‚ coba aja hitung berapa sekolahannya, berapa rumah sakitnya, atau berapa panti asuhannya. Tapi apa hubungannya dengan twitter, masak AUM kok dibahas di twiter :). Ok bukan masalah AUM-nya yang kita bahas, karena saya juga belum yakin Muhammadiyah punya data yang lengkap tentang lokasi AUM-nya kok … mungkin lho, kalau udah punya dan bisa ditunjukkan ya ntar tak tulis sebagai ralat deh.

Screenshot from 2016-04-07 11-22-01

Lokasi dan sebaran warga Muhammadiyah tidak dapat dipisahkan dengan adanya AUM disitu. Anggap aja ini sebagai premis mayor lah ya, ntar kalau ada AUM yang ternyata tidak selokasi dengan keberadaan warga Muhammadiyah ya anggap saja anomali. Klaim muhammadiyah tersebar keseluruh pelosok penjuru nusantara juga masih belum meyakinkan kalau tidak dapat kita tunjukkan datanya. Ada ribuan sekolah Muhammadiyah tersebar di Sumatera dan Jawa misalnya, itu hanya dapat kita lihat dilaporan Majelis, lah kita yang jarang baca laporan kan gak bisa percaya begitu saja kalau tidak ditunjukkan dimana lokasinya, ya minimal ditunjukkan googlemaps lah :).

Kemudian kenapa kok masih disambungin dengan twitter?? karena mau membuktikan bahwa muhammadiyah emang tersebar kemana-mana, ya mari kita buktikan seberapa cerewetnya penduduk negeri ini di twitter. Twitter mempunyai fasilitas yang mencatat lokasi penggunanya, walaupun tidak semua orang mengaktifkan fitur ini, mestinya dengan berbagai alasan ya :). Dan dengan fitur inilah kita coba cari di Twitter mereka yang masih menggunakan fitur ini, utamanya yang masih sering “check in” lokasi di Twitter. Soal banyak atau tidaknya ntar kita buktikan saja, oh iya data yang saat ini adalah rekaman data twitter sejak tanggal 28 Maret 2015 hingga 7 April 2015 8 April 2016 pukul 10.49 WIB (karena mesin mati), Jadi sifatnya akumulasi dari pengguna yang check in.

berikut petanya :

Lokasi “check in” baik itu Sekolah, Rumah Sakit, Kampus ditandakan dengan titik merah. Dan karena GPS tiap gadjet berbeda-beda ataupun koneksi internet yang berbeda pula, maka masih kita temukan anomali lokasi yang tidak sesuai dengan pernyataan di twitter. Tapi karena ini bukan sebuah study ilmiah ya mestinya masih bisa dimaafkan lah :). Ya kali aja ntar ada yang mau bikin skripsi atau tugas akhir dengan model ginian … Β dan beruntunglah Muhammadiyah, walaupun sedikit sekali Pimpinan yang aktif di twitter tetapi Muhammadiyah tidak hilang di twitter, setidaknya masih banyak pengguna twitter yang masih kenal. Moga para pimpinan baca yang iseng-iseng ginian disela-sela ngisi pengajian atau setidaknya pas lagi diskusi di sekretariat pimpinan ….

About Author:

Leave A Comment