cerita baru

ceritanya udah ngantor seminggu nih, kemarin (100615) rapat tentang SIA di ruang 206, iya Sistem Informasi Akademik yang akan dikembangkan STMM Yogyakarta ini melibatkan banyak unit sehingga sistem lebih kompleks. Sistem informasi ini meliputi akademik, elearning, pendaftaran dan beberapa lainnya. Sebagai sekolah tinggi dibidang multimedia memang tuntutan untuk kearah penggunaan IT sangat mendesak untuk diimplementasikan.

Dalam rapat dan presentasi itu banyak usulan tentang apa saja yang harus masuk di SIA, mulai dari absen, KRS, matkul bersyarat (maksute kayak PKL ma TA yg harus ada syarat SKS tertentu), nilai remidi dan masih banyak lagi deh. Rapat diakhiri dengan kesimpulan bahwa untuk SIA ini akan mulai dengan inventarisir kebutuhan tiap unit di STMM sehingga dapat dibuat untuk alur dan juga sistem secara onlinenya. Dan membuat sistem informasi bukanlah seperti membalik telapak tangan, ada tahapan dan juga langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mewujudkannya.

Setelah istirahat siang kegiatan dilanjutkan bertemu dengan ketua STMM yaitu Prof. Kamsul Abraha (profesor fisika material dari UGM yg diangkat menjadi ketua STMM sejak tahun 2013). Beliau sosok yang humoris dalam forum yang cair itu walaupun kesan diawal sudah bikin grogi 🙂 karena berbicaranya langsungan dan agak kaku menurutku sih (tapi diawal aja). Dalam obrolan yang cukup lama ini beliau banyak bercerita tentang “change management” dari model-model hingga ke implementasi. Beliau menyitir tentang DICE (Duration, Integrity, Commitment, Effort) bagaimana seorang pegawai yang dipercaya untuk tugas tertentu harus menunjukkan kemampuannya agar dapat memenuhi tugas-tugas yang diamanahkan. Tentang IT beliau juga sangat menginginkan STMM terdepan dalam IT tidak sekedar memenuhi persyaratan saja. Beliau juga memberikan masukan-masukan agar rasa memiliki lembaga dan keinginan memajukan lembaga betul-betul ada dalam diri tiap pegawai.

Sebetulnya masih banyak yang bisa diungkap dari pertemuan itu tapi masih sulit untuk menyusun kata-katanya … sementara itu saja sebagai awalan untuk belajar menulis lagi

About Author:

Leave A Comment