Pattimura installed

Apa yang lebih menarik dan menyenangkan ketika berhasil menginstall sebuah sistem operasi?? Menariknya adalah ketika gagal dan kita penasaran untuk mencobanya terus hingga berhasil :). Dan benar adanya jika “experience is the best teacher” , karena kita belajar banyak dari itu. Yups setelah beberapa kali posting di beberapa SocMed tentang keinginanku menginstall Pattimura di laptopku menggantikan maverick yang sekitar setahun ini menemani. Maka perlu dibulatkan tekad, niat dan kenekadtan πŸ˜€ (biar keliatan lebay :D). Untuk ISO Pattimura tidak usah khawatir, di kampus sudah menyediakan bandwidth lebih untuk mengunduhnya dari kambing. Berikutnya adalah backup data dari dokumen yang ada sekitar 40 GB (cuma sedikit ternyata). Setelah itu pasang ISO ke UFD dengan unetbootin, tahapan kelar.

LiveUSB Pattimura sudah jadi dan saatnya install, untuk menikmati maka pertama adalah booting dengan pilihan BlankonLive, sambil cek keterbacaan perangkat keras. Karena beberapa perangkat biasanya tidak otomotis terpasang ketika menggunakan maverick dulu. Yups, perangkat keras terbaca semua, wifi broadcom (ada notifikasi add driver) tetapi secara keseluruhan sudah terbaca. Selanjutnya adalah install dan inilah yang bikin hampir putus asa 3 (tiga) kali mencoba install dan semuanya gagal. Perkiraan pertama adalah karena partisi, tetapi jika dilihat maka proses partisi berhasil, pada tahapan berikutnya takut kegagalan berlanjut maka tindakan yang dilakukan adalah mengambil semua data yang ada di partisi “data” ke eskternal dan ini menggunakan blankonlive karena OS di komputerku sudah tidak mungkin dibaca lagi, walaupun masih ada windows (kalo adikku make, maklum laptop pinjeman :)) tapi grub tidak terinstall pada 2 kali instalasi pertama. Dan setelah beberapa menit mindahin data maka dimulailah proses instalasi dengan mempartisi ulang beberapa partisi kecuali milik win dan data tadi. Ternyata masih gagal juga, mulailah untuk melihat log dari kegagalan ini dan ternyata ada log dari kegagalan instalasi ini, yaitu pada proses pemasangan paket-paket aplikasi dari LiveUSB oleh ubiquity yaitu dia tidak bisa membaca paket-paket di USB hasil unetbootin ku. Sepertinya ada kesalahan gpg paket atau apa gitu, karena di USBku ternyata ada tulisan natty dan ini tidak bisa dilist oleh ubiquity saat pemasangan, sehingga paket-paket tidak terpasang dan mengakibatkan kegagalan instalasi. Tapi pada proses ini lagi-lagi ada kesulitan untuk mengambil log yang ada πŸ™ sehingga tidak bisa membaca keseluruhan log.

Instalasi keempat adalah tahap untuk melihat kesalahan ini, apakah ini kesalahan ubiquiti atau kesalahan dari UFDku yang tidak dihapus dulu sebelum membuat unetbootin pattimura. Dari 2 kemungkinan ini maka jika gagal install maka harus bisa diambil lognya dan dipindahkann ke data eksternal untuk analisa dan masukan buat pengembang blankon, percobaan berikutnya adalah membuat unetbootin baru dengan memformat seluruh UFD. yups instalasi dilakukan dengan lebih yakin, karena saat ini sudah pasti akan gagal (menurut log harus gitu) dan ternyata betul-betul gagal. Maka log instalasi dari syslog blankonlive harus diambil dulu sebagai bukti kegagalan.

Berikutnya adalah membuat unetbootin baru, iya akhirnya minta bantuan teman yang terkoneksi dengan internet di cikapundung. UFD diformat dan menggunakan unetbootin pasang lagi Pattimura. yups kelar untuk solusi termudah ini, so langsung praktik aja. Instalasi kelima ini adalah sebuah ujicoba Β dari solusi. Dan ternyata berhasil install πŸ™‚ . Sebagai catatan adalah bersihakan USB yang akan digunakan instalasi dari berkas-berkas unetbootin sebelumnya. Biar tidak ada masalah seperti yang aku alami.

Pemasangan dan setting bahasa

Terus apa yang perlu ditulis jika berhasil install?? iya ini acer aspire 2920Z

skrinsut Pattimura setelah Install
  1. batere, indikator batere menunjukkan sesuatu yang menurutku diluar kebiasaan (10% masih ada waktu 20 menit)
  2. wifi broadcom (saat live diminta install paket) tapi pas sudah terinstall tidak ada notifikasi (tapi diuji blm maksimal soale kemaren dikampus dapat sinyal wifi tapi belum bisa internetan)
  3. Bluetooth langsung detek dan menyala (walaupun belum digunakan)
  4. speaker nyala (belum dengar suara dari blankon πŸ™‚ )
  5. webcam langsung bisa digunakan
  6. pengaturan waktu dan tanggal masih bingung (pas reboot tanggal kok berubah)
  7. kernel panic setelah cabut HDD (sudah ada di milist)
  8. kernel panic setelah cabut USB modem

dan untuk internetan menggunaka modem smartfren ac682 yang belum deteak otomatis, maka kemaren mencoba markidot untuk ngambil wvdial dan untuk setting menggunakan tutorial smartfren

demikian karena belum semua dicoba maka laporan instalasi cuma sekian dulu, catatannya adalah kegagalan bukan halangan untuk belajar. happy hacking happy reading

About Author:

Leave A Comment