Game, Globalisasi dan Filsafat

Minggu ini adalah minggu kuliah perdana dan sangat menarik. Kuliah perdana bersama tokoh-tokoh yang kesohor di dunianya masing-masing. Kegiatan perkuliahan ini dimulai hari selasa (09082011), walaupun belum sehat bener tapi serasa sangat disayangkan untuk dilewatkan karena gak bakalan tiap tahun bisa menikmati moment seperti ini.
Game
Kuliah yang pertama adalah Desain Media dengan kuliah perdana menghadirkan seorang developer game dari jepang yaitu Takashi Tokita, pengembang game terkenal Final Fantasy. Dengan perusahaannya Square Enix, kuliahnya sih sepertinya menarik dengan pengantar bahasa inggris, tetapi karena duduknya dibelakang akhirnya tidak begitu jelas mendengarkan presentasinya. Sempat baca presentasinya aja di layar kalo orang ini adalah tipe workaholic, jadwal kerjanya begitu ketat dari jam 7 pagi hingga jam 3 pagi hari berikutnya.
Tokita ini pengembang game sejak muda (kalo gak salah kelahiran 1966) dari sekedar partimer, hingga menjadi seorang produser game. Ini adalah contoh pengembang game yang gak kenal lelah, karena banyak sekali game yang dibuat dan diporting ke berbagai platform. Dan sasarannya adalah pada mobile device dan portabel console, dan tentunya smartphone.

Takashi Tokita

untuk beritanya bisa dilihat di sini

IT & Globalisasi
Untuk hari berikutnya adalah hari kamis (11082011) ini adalah kuliah perdana tentang Keamanan Informasi Lanjut, dosennya terkenal sebagai pakar IT di negeri ini yaitu pak Budi Rahardjo. Dosen dengan jam terbang di bidang IT yang sudah gak diragukan lagi, dulu paling bisa liat tulisane di majalah aja sekarang bisa ketemu secara langsung dengan orangnya. Orangnya nyantai untuk penyampaian kuliahnya (gak tahu untuk tugas-tugasnya), gaya penyampaiannya yang cukup santai dan diselingi humor bikin pertemuan perdana ini menarik. Walaupun untuk sesi ini kelas begitu full ampe ada yang dapet kelas festival :).
Bidang IT tapi tidak melulu bicara tentang IT saja tetapi lebih banyak bicara tentang Globalisasi. Soale liat bacaannya tentang Globalisasi karya Thomas L. Friedman (padahal aku baca baru satu buku, itupun belum kelar :)). Iya IT yang begitu kompleks seiring dengan globalisasi yang semakin tak terbendung, adalah sebuah topik yang menarik untuk dibahas. Untuk liat suasana kelas waktu itu bisa kunjungi blognya di sini
Filsafat
Nah kalo ini bukan kelas reguler yang ada di TMDG STEI ITB tapi ini kelas kuliah umum di salman. Berawal dari status pak Yasraf Amir Piliang, akhirnya pengin liat langsung orangnya seperti apa kalo pas ngasi kuliah. Soale dulu pernah liat bukunya dan sempat baca-baca aja, ini adalah penulis tentang posmodernisme. iya setelah mengikuti kuliah dan jumatan di masjid salman, saya langsung menuju sekretariatan penyelanggara kuliah umum. Bertemu dengan kordinatornya (mas salim) terus tanya-tanya tentang kuliah umum tersebut, kemudian langsung ditunjukkan ke tempat acara. Dan ternyata kuliah umum hari ini ada dua pembicara yang akan membedah buku ”Memahami Bahasa Agama: Sebuah Kajian Hermeneutika” karya Komarudin Hidayat.
Yasraf Amir Piliang
Membahas semiotika, yaitu ilmu tentang tanda (sign) dan penggunaanya di masyarakat. Menarik pemaparan beliau tentang semiotika ini, mulai dari pengertian-pengertianya, jenis tanda, struktur tanda, sistem tanda, principle of difference,domain tanda, metaphora dan metonimy. Pokoknya seperti mengulang-ngulang waktu dulu masih suka baca filsafat. Walaupun hari ini akau hanya menjadi pendengar yang baik.

Dalam pembahasan semiotika ini beliau mencoba untuk membaca bahasa agama dalam hal ini qur’an. Dan ternyata rujukan semiotika untuk membaca “tanda” bahasa agama ini masih sedikit yang menulis. Beliau ternyata akan mulai menulisnya. Dalam pembahasan ini “kata” di ayat quran dibaca sebagai indeks dan juga mencari makna konotasi yang terkandung didalamnya disaat ayat itu turun. Ternyata dalam semiotika tidak serta merta hanya tanda saja yang dibaca tetapi kontekstual juga mempengaruhi. Sebenarnya masih banyak yang mesti dipaparkan tetapi terkendala waktu.
Bambang Sugiharto (Guru Besar Filsafat UNPAR)

Kalau ini betul-betul membahas hermeneutika, dulu kenal ginian pas semester awal di UMS. dikenalin ma anak-anak Shobron, yang dulu terkenal dengan bacaan filsafatnya. Kajian hermeneutika ini beliau bahas dari awal pengertian dan juga tokoh-tokoh penggagasnya. Kaitannya dengan buku pak komarudin hidayat tersebut diatas, beliau menggambarkan tentang perdebatan sakralitas kitab suci yang terjadi dengan munculnya hermeneutika. Perdebatan tentang sakralitas dan juga penafsiran yang relatif menjadi menarik untuk didiskusikan. Karena Agama menjadi sangat tertutup dan kadang tidak bisa merefleksikan dirinya dengan lingkungan.
Pengalaman pribadi dalam beragama dan mengenal Tuhan menjadi musuh bagi sistem agama besar. Sehingga agama menjadi tertutup dan sekedar literal membaca kitabnya. sebenarnya banyak yang ingin ditulis tapi karena dah lama gak baca buku filsafat sehingga seperti males untuk berpikir dan mengenal istilah-istilah yang ada.
Dari beberapa perkuliahan perdana yang saya ikuti, maka kelas ini adalah kelas paling kecil, yang hadir hanya sekitar 10-15-an orang.
Dan akhirnya di sesi terakhir ada bagi-bagi buku, dan saya mendapatkan 1 buku yaitu “Jejak Pemikiran BJ. Habibie”. sementara itu dulu bagai-bagi hari ini.

About Author:

6 thoughts on “Game, Globalisasi dan Filsafat

Leave A Comment